"Warisan Arung Palakka” Karya Leonard Y. Andaya
Nama: Aulia
Nim: A011241020
Program studi: Ekonomi Pembangunan
Ulasan Buku “Warisan Arung Palakka” Karya Leonard Y. Andaya
Bab 2 “Perjalanan Menuju Konflik”
Pada bab ini menyajikan gambaran yang sangat menarik tentang dinamika politik dan ekonomi di Sulawesi Selatan pada abad ke-17, khususnya dalam konteks hubungan antara Kerajaan Gowa dan Kompeni Belanda.
Pertama, bab ini menunjukkan betapa kuatnya posisi dan pengaruh Kerajaan Gowa pada masa itu. Sebagai kerajaan yang menguasai perdagangan internasional di Makassar, Gowa memiliki posisi yang kuat dalam menghadapi tekanan Kompeni Belanda. Sikap tegas dan berani dari para penguasa Gowa, seperti Sultan Hasanuddin, dalam menolak monopoli Kompeni mencerminkan kuatnya kesadaran mereka akan kedaulatan politik dan ekonomi kerajaan.
Kedua, Mereka berpegang pada konsep "mare liberum" (kebebasan berlayar) dan menolak ide monopoli perdagangan yang didengungkan oleh Kompeni Belanda sehingga menjadi akar dari ketegangan yang berkepanjangan. Perbedaan cara pandang ini menunjukkan bahwa konflik yang terjadi tidak semata-mata soal ekonomi, tetapi juga memiliki dimensi politik dan ideologi yang mendalam. Masing-masing pihak berusaha mempertahankan prinsip dan kepentingannya sendiri.
Ketiga, strategi Gowa dalam menggerakkan para vasalnya (orang yang menjalin hubungan dengan monarki yang berkuasa), termasuk orang-orang Bugis.Untuk mempertahankan Makassar tampaknya merupakan kebijakan yang cukup efektif pada awalnya. Namun, konsekuensi yang muncul kemudian, yaitu pemberontakan Bugis yang dipimpin Arung Palakka, justru menjadi bencana bagi Gowa. Peristiwa ini menjadi titik balik yang kemudian mengubah lanskap politik di Sulawesi Selatan.
Secara keseluruhan, Intinya pada bab ini menjelaskan tentang latar belakang konflik antara Gowa dan Kompeni Belanda serta awal mula munculnya Arung Palakka sebagai figur penting dalam peristiwa tersebut, dan juga memberikan pemahaman tentang kompleksitas dan dinamika hubungan antara kekuatan lokal seperti Gowa dengan kekuatan kolonial Belanda. Pertarungan kepentingan politik, ekonomi, dan ideologi yang tergambar di sini sangat menarik untuk dikaji atau dipahami lebih dalam. Kajian ini dapat memberikan wawasan berharga mengenai proses kemunculan dominasi Belanda di Nusantara dan implikasinya bagi perkembangan sejarah di kawasan tersebut.
Comments
Post a Comment